About Us | Contact | Home 
 

DAPUR BABAH ELITE

Karakter peranakan jawa hadir kuat tak hanya lewat hidangannya, tapi juga ditunjang oleh suasananya. Sebagai keseimbangan, dihadirkan energi "Yin" di ruang Goddess of Mercy / Kuan Yin.

   

Penampilan Dapur Babah Elite mencolok berkat cat merah orientalnya. Pintu antik yang besar dan kokoh khas gudang-gudang tua berdampingan dengan patung besar Kuan Yin/Dewi Pembawa Bunga (yang seakan menyambut hangat).

Saat melangkah ke dalam, interiornya mencengangkan. Berbagai perabot lama khas peranakan Jawa sarat memenuhi ruangan tersebut.

Layaknya sebuah resto galeri, ini adalah Dapur Babah Elite. Bayangkan, langit-langit tingginya berpadu dengan tembok-tembok sarat warna oriental: merah, ungu, dan hijau, putih. Di langit-langit tergantung beberapa cheong sam (baju wanita cina) dan papan nama "Hap Liong Tailor". Sementara itu beberapa kain tua menjuntai di sudut dindingnya.

bilah-bilah papan tebal dari bongkaran gudang tua yang disusun menjadi lantai kayu tampak sama tuanya dengan daun pintu yang menyekat beberapa ruangan. Suasana peranakan makin kental dengan hadirnya meja-meja sembahyang bersanding dengan foto para leluhur yang tergantung bersahaja di atasnya. Impresif!.

 

     

History behind the history

Dari ketertarikan merestorasi budaya peranakan Jawa, Wedya Julianti dan suami membuka Dapur Babah Elite. Intinya, “the art, history, and luxury of Indonesia ” menjadi motto yang ditekuni pasangan ini. “Histori jawa sendiri tak terlepas dari hadirnya kaum peranakan,” papar Wedya.

     

Gaya peranakan tak dihadirkan melulu lewat suasana resto, tetapi juga pilihan menunya. “Meski sesungguhnya ada hal lain yang bisa merujuk pada identitas peranakan, misalnya cara makan. Dahulu, posisi etnis Tionghoa berada di antara kaum Jawa dan Belanda. Karenanya, menyantap lauk Jawa dengan sendok dan garpu mewah menjadi ciri khasnya pula, “ sambungnya.

Hebatnya, tebaran barang antik Cina tak lau membuat resto ini tampak semrawut. Sebaliknya, mewah dan klasik. Terang saja, karena Wedya dan suami adalah “komandan“ di belakang properti berdisain historikal: Hotel Tugu di Malang, Blitar, dan Bali. “Bahkan desain Dapur Babah Elite bisa disebut sebagai salah satu aliran terbaru di dunia,“ ujar Wedya menirukan komentar seorang fotografer Italia.

       

Reservasi: recommended!

Menjelang matahari terbenam, taplak biru-cyan serentak dibentangkan di tiap meja, penanda masuknya waktu santap malam. Dengan santun, pelayan berkebaya menyodorkan buku menu berlapis beludru hitam lembut kepada Santap. Ketika membalik halaman demi halaman merah pada menu, terbersit aroma seharum dupa. Kesan klasik makin muncul dengan daftar hidangan yang dicetak dalam ejaan lama. Bahkan tiap serbet di mejapun tergulung dalam selebaran berita peranakan zaman doeloe.

Meski baru soft-opening (5 Desember 2004) Dapur Babah Elit telah berhasil merangkul sejumlah penggemar. Bisa jadi karena cepatnya “promosi“ yang beredar dari mulut ke mulut, itu sebabnya pula, reservation: recomended! Hal itu terbukti dari banyaknya daun lontar di atas meja-meja strategis yang terukir nama tamu yang pesan tempat.

Tak hanya hidangan peranakan

Dapur Babah Elite memang memilih untuk menampilkan kepolosan masakan. Bagi sebagian yang lebih familiar dengan santapan fusion modern, citarasa makanan Dapur Babah Elite mengembalikan memori masakan kuno yang sempat terlupakan (otentik Jawa, Peranakan, dan Belanda).

 
Ruang bernuansa "Yang", Tao Bar. Ada patung God of Protector di sini.
       

Berburu dan menjadi detektif makanan pun menjadi “misi“ Wedya demi menyajikan hidangan otentik di Dapur Babah Elite. “Memang agak sulit untuk mengorek rahasia dari pedagang tradisional. Caranya saya pancing mereka dengan mengutarakan cara masah yang salah, Lalu tanpa sadar mereka akan mengoreksinya,“ Wedya mengungkap jurus jitunya. Pantas untuk lodeh saja, kuahnya yang agak encer (khas selera peranakan) sangatlah legit.

beberapa sajian merupakan resep faforit milik Hotel Tugu, seperti yang tertera di salah satu halaman menu: “Masakan Djawa Hotel Toegoe Poenja.” Untuk ragam sup atau hidangan berkuah berada dalam kelompok “Soepen”. Ada Tomatensoep (sup tomat Belanda), Erwtensoep (sup sayur Belanda), dan Bakso Kota Lama (isinya bakso ikan/daging/udang, mi, dan tahu isi). Yang unik, ada ilustrasi kuno yang menyertai Bakso Kota Lama. Tergambar seorang penjaja bakso pikul Tionghoa berseru “Wak..so....wak..so“, Sejalan dengan waktu wakso berkembang menjadi bakso. Menggelikan!

       
 
 

Nasi Tumpeng untuk momen istimewa

Sebagai hidangan komplit untuk masa-masa teramat istimewa di zaman Belanda, terhidang Nasi Tumpeng Grand Selamatantafel. Nasinya terdiri dari nasi pandan, nasi kuning dan nasi putih yang ditanak dalam dandang. Beberapa iringannya adalah Fricadel van Groote Garnalen (udang windu isi perkedel udang), Dendeng, Oseng-oseng Gendjer. Sungguh istimewa karena masing-masing penyertanya lezat dan gurih.

Santap pun coba memesan Nasi Goreng Bang Samin. Semula jagoannya Lamongan, Jawa timur, kini telah menjadi andalan di Dapur Babah Elite. Resepnya dari Bang samin yang telah lama tiada. Bertabur taoge, nasinya menebarkan aroma menggoda. Disertai cuilan telur asin (pengaruh Cina), suap demi suapnya sungguh terasa sedap. “Terasinya tak perlu yang superior dan mahal, namun harus khas. Begitupun kecapnya, hasil ramuan sendiri,” buka Wedya. Alamak, andai saja nasi goreng di rumah selezat ini!

ada pula Gado-Gado Atiem. Saus kacangnya manis pedas-kecut. Dan disebut-sebut merupakan perpaduan selera peranakan dan Jawa.

       
Gado-gado Atiem. Perpaduan selera peranakan dan Jawa kreasi Wedya Julianti.
 

Nasi Tumpeng Grand Selamatantafel. Nasi istimewa kesayangan para jendral dahulu kala.

 
 

Minuman, Sinergi otentik dan modern

Untuk Es Campoer Babah, susu kental manisnya pas. Campuran isian biji selasih, cincau, dan kelapa muda disajikan dengan proporsi tepat.

Selain minuman tradisional, Dapur Babah Elite juga menyajikan racikan minuman modern dari Tao Bar. Baileys Banana Colada-nya sangat menyegarkan. Baileys, pisang, krim, colada mix, dan amaretto (liquor almond) dibekukan, lalu dihaluskan dengan blender. Ada pula Yin Yang. Rasanya merupakan perpaduan seimbang dari 2 jenis minuman, yaitu Virgin Strawberry Margarita dan Virgin Lychee Daiquiri. Rasa lecinya begitu manis, namun dalam takaran yang pas.

akhirnya, sinergi hidangan dan suasana Dapur Babah Elite memberikan kesan tak terlupakan di Santap.

 
 

   
Perpaduan dua minuman yang tidak saling tumpang tindih, Yin Yang.
Baileys Banana Colada (BBC).Racikan modern dari Tao Bar.

 

Dapur Babah élite
Jl Veteran I / 18, Jakarta Pusat 10110
Tel: +62 (21) 3855653, Fax: +62 (21) 385 3040
dapurbabah@tuguhotels.com
www.tuguhotels.com

       
       
       
     
Back to top